Sabtu, 10 Januari 2015

LHO



TEKS LHO

Didalam kelas X-MIA3 yang berukuran 9X8 Meter, terdapat berbagai benda yang mendukung kegiatan belajar mengajar seperti meja, kursi dll. Di kelas X-MIA3 terdapat 2 buah papan tulis putih dan 2 buah papan tulis hitam, 1 buah meja guru, dan 13 buah meja siswa. Keadaan meja siswa penuh dengan coret-coretan, 1 buah kursi guru dan  26 buah kursi siswa. Di kelas juga terdapat benda”  yang menunjang kebersisan, sapu dengan jumlah 3 buah, sebuah ember, 3 buah sulak dan sebuah ekrak.
 Di kelas X-MIA3 terdapat 26 siswa dengan 10 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan, siswa laki-laki diantaranya adalah Amien FB, Deni I, dan Bagus A N sedangkan siswa perempuan diantaranya Dhika K D, Arin T dan Fela D.
Berdasarkan tempat tinggalnya, siswa X-MIA3 dapat di kelompokkan menjadi siswa yang berasal dari kota dan siswa yang berasal dari kabupaten. Ada 5 anak yang berasal dari kota yakni M Nugroho, M Raihan H, Satria  A M, Humam H, dan Palupi W. Sisanya berasal dari kabupaten.
Sedangkan siswa yang berorganisasi di kelas X-MIA3 dapat di kelompokkan menjadi anggota Paski, MPK, OSIS, ROHIS, dan siswa lainnya sebagai STO. Siswa yang menjadi Paski di antaranya Amien F B, Humam H dan Krisnajati D D, anggota MPK Bagus A N dan M Nugroho, anggota OSIS Eka P dan Ira Dwi A, anggota ROHIS Luthfiana R D dan Annisa N, dan sebagai STO yakni Arin T, Dhika K D, Fela D, M raihan H, Palupi W, Ratri F, Sonnia F Y, dan Windy A L.

Teks Pidato


Teks Pidato
Bagus A N (X MIA 3/04)

Assalamu’alaiku Wr. Wb.
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah
Yang terhormat Bapak dan Ibu guru
serta para siswa yang saya cintai dan banggakan

Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmatnya kita dapat berkumpul pada upacara bendera pada pagi hari ini.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, berhubung dengan para siswa yang akan menghadapi Ulangan Akhir Semester (UAS) saya akan menyampaikkan pentingnya persiapan menghadapi UAS.
Pertama, agar kita  dapat  mengerjakan  UAS  dengan  lancar  tanpa hambatan. Setiap siswa pasti mengharapkan agar dapat  mengerjakan UAS dengan lancar. Jadi, persiapan diri sebelum UAS itu sangat penting. Kurangnya persiapan kadang membuat kita berhenti  di tengah jalan saat mengerjakan soal UAS karena lupa. karna itulah kita harus mempersiapkan diri.
Kedua, kita  dapat  mengerjakan  UAS tanpa  menyontek.  Menyontek adalah hal yang kurang baik, mungkin kita akan mendapatkan hasil yang baik namun apa artinya jika itu bukan dari hasil kerja keras kita sendiri, tentunya hal tersebut hanya akan mengakibatkan penyesalan. Tanpa menyontek tentunya kita dapat bangga atas apa yang kita raih.
Ketiga, supaya kita  memperoleh nilai  yang bagus  dan  di atas  Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Memiliki nilai bagus dan diatas KKM pasti menjadi dambaan semua  siswa. Nilai yang bagus dan nilai yang tidak bagus itu akan berpengaruh terhadap naik kelas atau tidaknya siswa.
Keempat, adalah untuk membanggakan orang tua. Dengan nilai yang baik tentunya orang tua akan bangga sekaligus bahagia dengan apa yang diraih oleh anaknya.
Itulah beberapa alasan pentingnya persiapan menghadapi UAS

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan,  kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.